Pernahkah Anda mengalami rasa nyeri di area perut bawah atau pinggang saat buang air kecil, lalu terpikir untuk meringankannya dengan pijat? Banyak orang Indonesia yang masih mengandalkan pijat tradisional untuk meredakan berbagai keluhan tubuh.
Tapi pertanyaannya, apakah ISK boleh dipijat? Sebelum buru-buru ke tukang urut, Anda wajib tahu dulu fakta medisnya karena langkah yang salah bisa memperparah kondisi. Yuk, temukan faktanya dalam artikel ini!
Apa Itu ISK dan Mengapa Bisa Menyebabkan Nyeri?
Dikutip dari jurnal Holistik Jurnal Kesehatan, Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi saat bakteri berkembang biak di saluran kemih, mulai dari uretra, kandung kemih, hingga ginjal. Penyebab utamanya adalah bakteri Escherichia coli, bakteri alami di saluran pencernaan yang bisa berpindah ke saluran kemih karena kebiasaan buruk saat membersihkan area anus.
Selain E. coli, infeksi juga bisa dipicu bakteri lain seperti Klebsiella, Pseudomonas, dan Staphylococcus saprophyticus. Saat bakteri berkembang di saluran kemih, tubuh akan memberikan respon berupa peradangan yang memicu rasa nyeri.
Gejalanya bisa bermacam-macam, seperti:
- Sulit menahan buang air kecil
- Nyeri dan sensasi terbakar saat buang air kecil
- Anyang-anyangan atau buang air kecil sedikit-sedikit tapi sering
- Warna urine keruh hingga berdarah
- Nyeri di pinggang, punggung, dan perut bawah
Apakah Pijat Bisa Membantu Meredakan ISK?
Secara medis, ISK disebabkan oleh infeksi bakteri, bukan masalah otot atau saraf. Oleh karena itu, memijat area yang sedang meradang karena ISK justru berisiko memperburuk kondisi.
Alodokter bahkan menyarankan untuk menghindari pijatan pada area perut, pinggang, atau punggung saat mengalami ISK, karena tekanan bisa memperparah peradangan.
Mengutip dari Alodokter, melakukan pijat di area perut, pinggang, atau punggung saat ISK sebaiknya dihindari. Karena peradangan akibat infeksi bisa bertambah parah saat area tersebut ditekan.
Meskipun demikian, ada beberapa kasus di mana dokter mungkin memperbolehkan pijatan ringan untuk relaksasi, asalkan ISK sudah terkontrol dan dilakukan oleh terapis profesional. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan pijat.
Untuk memahami lebih lanjut tentang jenis pijatan yang mungkin aman dan titik-titik yang bisa memberikan efek relaksasi pada penderita ISK, baca artikel kami berikut -> Pijat untuk Infeksi Saluran Kemih: Teknik & Titik yang Efektif
Kapan Pijat Boleh Dilakukan saat Mengalami ISK?
Melalui penjelasan di atas, maka penting untuk menemui dokter dan memeriksakan diri. Kemudian berkonsultasi apakah kondisi ISK yang dialami masih terbilang aman untuk dilakukan pemijatan atau tidak.
Jika memang tidak dianjurkan atau tidak diperbolehkan, maka tentunya harus mematuhi apa yang disampaikan dokter Anda. Kemudian, jika memang diizinkan maka sebaiknya melakukan konsultasi lebih lanjut.
Misalnya pijatan seperti apa, tekanannya bagaimana, dan oleh siapa pemijatan ini aman dilakukan. Biasanya akan dianjurkan memilih penyedia jasa pijat atau terapis yang profesional. Jadi, jangan menggunakan inisiatif sendiri untuk melakukan pijatan di area yang nyeri saat mengalami ISK.
Apa Alternatif Lain untuk Mengurangi Nyeri Akibat ISK?
Penderita ISK memang rentan mengalami rasa nyeri seperti yang sudah dijelaskan. Berikut adalah beberapa cara perawatan yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut:
1. Minum Obat Pereda Nyeri
Pada saat mengalami ISK, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Biasanya untuk mengatasi nyeri yang dialami, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri. Jadi, silahkan dikonsumsi sesuai dengan pengaturan dosis dari dokter.
Obat pereda nyeri mungkin tidak seketika mengurangi rasa nyeri dari dampak ISK yang dialami. Namun, dalam hitungan beberapa menit reaksinya akan mulai terasa. Nyeri yang dialami akan berangsur berkurang. Jika rasa nyeri masih terasa meski sudah rutin minum pereda nyeri, segera temui dokter.
2. Kompres dengan Air Hangat
Cara kedua untuk membantu meredakan rasa nyeri akibat ISK adalah dikompres menggunakan air hangat. Air hangat akan membantu mengurangi rasa nyeri di bagian tubuh yang nyeri secara alami.
Kompres dengan air hangat bisa menggunakan handuk yang dibasahi dengan air hangat. Jika di rumah memiliki kantong kompres, silahkan diisi dengan air hangat dan tempelkan ke bagian tubuh yang nyeri selama beberapa detik. Ulangi lagi saat merasakan sensasi nyeri, lakukan berulang sesuai kebutuhan.
Alternatif lain jika tidak ada kantong kompre di rumah, Anda bisa menggunakan wadah air minum, misalnya botol air minum sampai botol sirup dari kaca. Silahkan diisi dengan air hangat dan kompres bagian tubuh yang terasa nyeri.
3. Memperbanyak Minum Air Putih
Sesuai penjelasan sebelumnya, sensasi nyeri yang dialami penderita ISK adalah efek peradangan dari infeksi bakteri di saluran kemih. Meredakan nyeri ini, salah satunya dengan memperbanyak minum air putih.
Hal ini akan membantu meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga kandungan bakteri di saluran kemih keluar bersamaan dengan air kencing. Bakteri yang terbuang meminimalkan jumlahnya di saluran kencing.
Hal ini bisa membantu meredakan peradangan sebagai efek dari infeksi bakteri tersebut. Sehingga rasa nyeri yang sebelumnya dialami ikut berkurang. Jadi, ketika merasakan nyeri selama ISK silahkan memperbanyak minum air putih agar nyeri berkurang dan ISK lebih cepat sembuh.
4. Hindari Menahan Buang Air Kecil
ISK bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kebersihan yang kurang dan berbagai kebiasaan buruk. Salah satunya adalah terbiasa menahan buang air kecil. Sehingga menyebabkan bakteri di urin naik ke saluran kemih.
Jadi, jika ISK sudah dialami sebaiknya kebiasaan ini dihentikan karena bisa memperburuk keadaan. Jika ISK semakin parah, maka tentunya rasa nyeri akan semakin terasa atau semakin sakit.
Salah satu cara untuk mengurangi rasa nyeri tersebut adalah buang air kecil secepatnya. Jika ditahan, maka akan meningkatkan jumlah bakteri di saluran kemih dan ISK semakin lama sembuhnya. Jika sebaliknya, maka ISK lebih cepat reda dan nyeri yang ditimbulkan akan ikut hilang.
5. Minum Antibiotik yang Diresepkan oleh Dokter
Cara berikutnya untuk meredakan nyeri akibat ISK adalah minum obat antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Sesuai penjelasan sebelumnya, ISK yang disebabkan infeksi bakteri akan diresepkan antibiotik sebagai solusinya.
Antibiotik ini sebaiknya diminum secara teratur sehingga mengontrol bakteri penyebab ISK. ISK bisa segera sembuh dan rasa nyeri yang ditimbulkan akan berangsur-angsur berkurang lalu hilang.
Selain itu, antibiotik yang diresepkan sebaiknya diminum sampai habis. Bahkan ketika rasa nyeri dan gejala khas ISK tidak lagi dirasakan. Sekalipun antibiotiknya masih, wajib dihabiskan untuk mencegah resisten antibiotik di masa mendatang.
6. Konsumsi Herbal Pendamping Seperti NEFRONA
Selain menggunakan obat medis dari dokter, mengonsumsi herbal pendamping juga bisa menjadi pilihan aman dan efektif untuk membantu meredakan gejala ISK. Salah satunya adalah NEFRONA, herbal khusus yang dirancang untuk menjaga kesehatan ginjal dan saluran kemih.
NEFRONA dibuat dari ekstrak tanaman herbal pilihan yang dikenal secara empiris mampu membantu mengatasi keluhan sering buang air kecil, nyeri saat kencing, hingga anyang-anyangan yang sering dialami penderita ISK.
Kandungan utama NEFRONA terdiri dari ekstrak pegagan, tempurung, dan sambiloto, yang masing-masing memiliki manfaat spesifik dalam meredakan peradangan saluran kemih, melancarkan buang air kecil, serta membantu menetralisir bakteri penyebab infeksi.
Kelebihan lain dari NEFRONA adalah bisa dikonsumsi bersamaan dengan pengobatan medis dokter tanpa efek samping berbahaya, karena terbuat dari bahan herbal alami yang aman dan telah teruji. Produk ini cocok untuk Anda yang ingin proses penyembuhan ISK lebih cepat sekaligus mencegah kekambuhan di kemudian hari.
Jadi, jika Anda sedang mengalami keluhan anyang-anyangan, nyeri saat kencing, atau sering buang air kecil, jadikan NEFRONA sebagai pendamping pengobatan utama Anda.
Kesimpulan
ISK memang bisa menimbulkan berbagai keluhan mulai dari nyeri, anyang-anyangan, hingga rasa tidak nyaman saat buang air kecil.
Meski banyak metode tradisional dipercaya bisa meredakan nyeri, penting untuk diingat bahwa teknik pijat tidak disarankan untuk penderita ISK, terutama jika dilakukan langsung pada area yang terasa sakit, dan tidak dilakukan oleh terapis profesional, karena bisa memperparah peradangan.
Agar mendapat penanganan dan rekomendasi pengobatan yang lebih aman dan sesuai, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional dari Autoimuncare. Penanganan sejak dini akan mencegah infeksi menyebar dan menimbulkan komplikasi yang lebih serius.
Dapatkan informasi seputar penyakit ginjal dan saluran kemih lainnya, pada kumpulan artikel berikut: