LOGO AICI

Apakah HIV Bisa Disembuhkan Menurut Islam?

Apakah HIV Bisa Disembuhkan Menurut Islam
Apakah HIV Bisa Disembuhkan Menurut Islam

Virus HIV merupakan penyakit menular yang telah menelan banyak korban di seluruh dunia. Meskipun telah ada kemajuan dalam pengobatannya, tetapi hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini secara total. Oleh karena itu, banyak yang bertanya-tanya apakah HIV bisa disembuhkan menurut Islam? 

Dalam agama Islam, terdapat banyak hadits dan ayat Al-Quran yang memberikan panduan terkait kesehatan dan pengobatan. Hal ini menunjukkan bahwa Islam memperhatikan kesehatan dan kesembuhan umatnya. Namun, bagaimana pandangan agama Islam terhadap penyakit HIV? Apakah terdapat cara untuk menyembuhkannya secara total? Mari kita cari tahu lebih lanjut.

Hadits Tentang Penyakit

Hadits atau perkataan Rasulullah SAW dan ajaran-ajarannya merupakan sumber ajaran utama dalam agama Islam. Ada beberapa hadits yang menyebutkan tentang penyakit dan bagaimana cara menghadapinya. Berikut adalah beberapa hadits tentang penyakit:

Hadits Pemberian Penyakit

Pada dasarnya, seseorang yang terinfeksi HIV/AIDS sama seperti orang yang sedang sakit pada umumnya. Hal ini berarti bahwa orang tersebut masih berhak untuk mendapatkan perlakuan yang manusiawi, termasuk pelayanan medis yang memadai dan dukungan dari orang terdekat agar bisa menghadapi situasi ini dengan kuat. 

Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah saw, pernah manyampaikan:

إنَّ اللَّهَ عزَّ وجلَّ يقولُ يَومَ القِيامَةِ: يا ابْنَ آدَمَ، مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي، قالَ: يا رَبِّ، كيفَ أعُودُكَ وأَنْتَ رَبُّ العالَمِينَ؟! قالَ: أَمَا عَلِمْتَ أنَّ عَبْدِي فُلانًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ؟ أمَا عَلِمْتَ أنَّكَ لو عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي عِنْدَهُ؟ 

Artinya, “Sesungguhnya Allah swt berfirman pada hari kiamat, ‘Hai anak Adam, Aku sakit, tetapi kamu tidak menjenguk-Ku.’ Dia berkata, ‘Wahai Rabbku, bagaimana aku menjenguk-Mu, padahal Engkau adalah Rabb semesta alam?’ Dia berfirman, ‘Tahukah kamu bahwa hamba-Ku si fulan, sakit, tapi kamu tidak mau menjenguknya. Tahukah kamu, jika kamu menjenguknya, kamu akan mendapati Aku berada di sisinya.'” (HR Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa Islam sangat peduli terhadap sesama manusia yang mengalami sakit, termasuk mereka yang terkena HIV/AIDS. Menurut Imam an-Nawawi, hadits tersebut mengungkapkan bahwa orang yang menjenguk orang sakit akan mendapatkan pahala dan kemuliaan dari Allah. 

Lebih lanjut, penyandaran dhamir mutakallim pada kata ‘abdun’ menunjukkan bahwa Allah menganggap orang yang sedang sakit sebagai orang yang mulia dan dekat dengan-Nya. Oleh karena itu, hadits ini mendorong kita untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada sesama manusia yang sedang mengalami sakit. (Sumber: An-Nawawi, Syarah Muslim, [2017], juz VIII, halaman 103).

Hadits yang Menyebutkan Setiap Penyakit Pasti Ada obatnya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ، فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ

Artinya, “Semua penyakit ada obatnya. Jika cocok antara penyakit dan obatnya, maka akan sembuh dengan izin Allah.” [HR. Muslim]

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَل لَهُ شِفَاءً

Artinya, “Tidaklah Allah Ta’ala menurukan suatu penyakit, kecuali Allah Ta’ala juga menurunkan obatnya.” [HR. Bukhari].

Lalu Apakah HIV Bisa Disembuhkan Menurut Islam?

Menurut pandangan Islam, HIV adalah suatu penyakit yang harus diobati dengan upaya medis dan pengobatan yang sesuai. Namun, Islam tidak menyatakan secara spesifik tentang apakah HIV dapat disembuhkan atau tidak.

Dalam Islam, diwajibkan bagi setiap orang untuk menjaga kesehatannya, termasuk mencegah penularan penyakit seperti HIV. Maka dari itu, Islam menekankan pentingnya mengambil tindakan preventif seperti menghindari perilaku berisiko dan menghindari perilaku yang dapat menimbulkan penularan HIV.

Pada akhirnya, keputusan untuk mencari pengobatan HIV harus dibuat oleh individu bersama dengan para ahli medis dan perawatan kesehatan. Bagi orang yang terinfeksi HIV, tetap penting untuk mendapatkan perawatan medis yang sesuai dan pengobatan yang tepat serta melakukan tindakan pencegahan agar tidak menularkan virus HIV kepada orang lain.

Doa Penyembuh Penyakit HIV

Pada zaman Nabi Muhammad SAW, Rasulullah memiliki amalan atau doa yang sering dibacakan untuk memohon perlindungan kepada Allah agar keluarganya senantiasa diberi kesehatan. Doa tersebut juga dibacakan oleh Nabi Muhammad ketika menjenguk orang yang sakit agar segera sembuh. Berikut adalah teks doanya:

“Allahumma rabbanasi adzhibil ba’sa wasy fihu. Wa antas Syaafi, laa syifaa-a illa syifaauka, syifaa-an laa yughadiru saqomaa”

Artinya, “Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah penderitaan dan berikan kesembuhan, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (HR Bukhari dan Muslim).

Doa ini dapat kita amalkan ketika kita sendiri sedang sakit.

Terdapat alternatif doa lain untuk memohon kesembuhan yang diriwayatkan oleh Abu ‘Abdillah ‘Utsman bin Abil ‘Ashrad, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW. Dia pernah mengadukan rasa sakit yang dirasakannya kepada Nabi Muhammad.

Nabi Muhammad menjawab dengan memberikan petunjuk, yaitu “Letakkanlah tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu, lalu bacalah ‘Bismillah’ sebanyak tiga kali, kemudian bacalah doa ini sebanyak tujuh kali: 

‘A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru’ yang artinya “Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan” (HR. Muslim).

baca juga Hukum Menelan Sperma Menurut Agama Islam, Apakah Haram?

Memberikan Support Kepada ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS)

memberikan dukungan kepada penderita hiv
memberikan dukungan kepada penderita hiv

ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) memerlukan dukungan dan perhatian dari masyarakat untuk dapat hidup secara produktif dan bermartabat. Berikut adalah beberapa cara memberikan dukungan kepada ODHA:

1. Berikan dukungan moral

ODHA seringkali merasa tertekan dan terisolasi karena adanya stigma sosial yang terkait dengan HIV/AIDS. Memberikan dukungan moral seperti mendengarkan dan berbicara dengan mereka, memberikan dorongan, dan menunjukkan empati dapat membantu ODHA merasa lebih nyaman dan terhubung dengan masyarakat.

2. Jangan diskriminatif

Diskriminasi terhadap ODHA hanya akan memperburuk kondisinya. Jangan memperlakukan ODHA secara berbeda atau menghindari mereka karena kondisi medisnya. Mereka memerlukan dukungan dan kepercayaan diri untuk dapat hidup sebagaimana mestinya.

3. Ajarkan tentang pencegahan HIV/AIDS

Salah satu cara terbaik untuk mendukung ODHA adalah dengan membantu mencegah penyebaran HIV/AIDS di masyarakat. Ajarkan tentang cara penularan virus, bagaimana melakukan hubungan seks yang aman, dan pentingnya menghindari penggunaan jarum suntik secara bersama-sama.

4. Berikan dukungan finansial

Beberapa ODHA mungkin memerlukan dukungan finansial untuk mendapatkan perawatan medis yang memadai dan obat-obatan. Memberikan sumbangan finansial atau bantuan lainnya dapat membantu memperbaiki kualitas hidup ODHA.

5. Ikut serta dalam gerakan kesadaran HIV/AIDS

Ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang HIV/AIDS dapat membantu memberikan dukungan yang lebih luas bagi ODHA. Menjadi relawan atau berpartisipasi dalam gerakan-gerakan sosial dapat membantu memberikan dukungan dan menghilangkan stigma yang terkait dengan HIV/AIDS.

Kesimpulan

Setelah memahami isi apakah HIV bisa disembuhkan menurut Islam, diharapkan Anda menemukan jawaban pastinya, bahwa penyakit HIV masih belum bisa disembuhkan.

Namun, jika Anda merasa putus asa atau lelah dalam menghadapi HIV dan mencari dukungan dalam mengatasi kondisi ini, kami mengajak Anda untuk mencoba mengonsumsi Formula Herbal HIV Autoimuncare untuk membantu meningkatkan CD4 pada tubuh, sehingga Anda bisa beraktifitas seperti orang pada umumnya.

Autoimuncare dapat membantu Anda memahami lebih banyak tentang kondisi Anda dan memberikan dukungan yang Anda butuhkan dalam mengatasi HIV/AIDS. Jangan ragu untuk mencari bantuan dan dukungan, karena Anda tidak sendirian dalam menghadapi ini.

Baca juga kumpulan artikel tentang HIV

Jika artikel ini membantu klik tombol like di atas ini

Tinggalkan komentar